Dibenci Allah dan Setan; Sebuah Tebak-Tebakan

Pada postingan kali ini, kami akan menghibur para pembaca Bendera Aswaja dengan 2 cerita yang berisi tebak-tebakan. Sebenarnya, sih, kedua cerita ini saya terinspirasi dari tebak tebakan romantis yang ada di portal ladiestory.id. Oleh karenanya, saya akan mengarang dua cerita ini, yang berisi dua tebak-tebakan. Oke, langsung simak, ya, kedua ceritanya!

Dibenci Allah dan Setan Sekaligus

Suatu hari di sekolah SD sedang berlangsung sebuah pelajaran, sebelum mengisi pelajaran seorang guru memberi tebak-tebakan kepada muridnya agar murid tidak merasa jenuh. Guru tersebut bertanya kepada muridnya; 

Guru: Anak-anak, perbuatan apa yang disenangi Allah dan dibenci setan?

Murid: Salat, puasa, naik haji (serentak mereka menjawab berbeda-beda).

Guru: Bagus, kalian semua benar, terus apa yang dibenci Allah dan disenangi setan?

Murid: mencuri, zina, korupsi, merampok, dll.

Guru: Bagus, benar semua. Lalu perbuatan apa yang dibenci Allah dan di benci setan?

Murid: …..? (semua terdiam tidak tahu), kemudian sebagian murid bertanya, apa pak?

Guru: Memperkosa anaknya setan.

Murid: Ooo….. begitu ya pak!

Rangkailah Kata: Bubur-Minum-Sapi-Makan-Ayah

Di pagi yang cerah, sekelompok santri kelas 1 Ibtidaiyah berkumpul di depan kantor TPQ. Mereka adalah Sami’an, Faisol, dan Ajis. Kebiasaan ini mereka lakukan setelah kegiatan Mustawa (Kursus Bahasa Arab). Untuk merefresh pikiran yang lagi penat, mereka memainkan tebak-tebakan.

Sami’an yang ahli dalam bidang ini memulai permainannya, dia bertanya kepada teman-temannya, “Coba susun kalimat berikut,” lalu dia mengambil kertas dan menulis “Bubur-Minum-Sapi-Makan-Ayah”

Faisol: Menurut saya “Ayah Sapi Makan Bubur Minum”

Sami’an: Salah cak.

Ajis: Ha…ha…ha… itumah gampang bos. Yang benar itu “Ayah Minum Sapi Makan Bubur”

Sami’an: Salah juga cak.

Faisol: Agaya kakeh bos, ngocak gempang. Bedeh yeeh sapeh ngakan bubur.

Ajis: Mek pola bedeh.

Faisol: Enjek adek, se bender “Sapi Minum Ayah Makan Bubur’’

Sami’an: Salah juga.

Ajis dan Faisol serentak bertanya balik, “Terus apa?”

Sami’an: Yang bener “Ayah Makan Bubur Sapi” 

Faisol: Mak bisa?

Sami’an: Ya bisa-bisain aja cak.

Ajis: Terus minumnya?

Sami’an: Minumnya teh botol sosro.

Faisol dan Ajis: &$#*@^#?^#?