Mari Selamatkan 540 Jiwa Manusia Setiap Harinya

Barusan ini kita dikagetkan dengan keputusan baru yang direalisasikan oleh pengurus harian, yaitu larangan bagi semua santri untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang menyerang kesehatan. Tentu tiada lain tujuan utamanya adalah agar semua santri benar-benar menjaga kesehatannya terlebih dalam hal memilih makanan dan minuman. Sebab, kebanyakan dari kita tak pandai dalam memilih makanan dan minuman yang baik bagi kesehatan, hanya memilih yang sesuai dengan lidah dan selera.

Makanan yang berbahaya bagi kesehatan biasanya berupa makanan ‘siap saji’ seperti Mie, Nugget dan Corn Flakes. Bahaya dari makanan semacam ini lebih besar dari manfaatnya. Diantaranya ketidaknormalan sistem pencernaan, menyebabkan tubuh kurang nutrisi dan menjadi penyebab kanker. Bahkan penelitian University of Bristol inggris menunjukkan, anak-anak yang lebih banyak memakan makanan siap saji seperti chip, kripik, biskuit dan pizza sebelum usia 3 tahun memiliki IQ yang lebih rendah 5 poin dibandingkan IQ anak-anak yang mengonsumsi layaknya sayur, buah dan makanan yang dimasak.

Tidak hanya makanan, minuman pun juga banyak yang dikemas siap saji yang tentunya juga berdampak buruk bagi kesehatan. Kebanyakan minuman siap saji dikemas sesuai dengan variasi anak-anak karena dinilai lebih menguntungkan pihak pabrik daripada minuman siap saji yang dikemas dengan variasi orang dewasa, seperti Okky Jelly Drink, Jas Jus dan Ale-Ale. Minuman–minuman ini dianggap berbahaya karena mengandung zat pemanis buatan, sedangkan minuman berpemanis buatan diyakini menjadi predator bagi tubuh dalam masalah kelebihan berat badan yang pada akhirnya meningkatkan resiko diabetes, penyakit jantung dan beberapa jenis kanker. Tidak hanya itu, sebuah riset membuktikan, minuman yang mengandung pemanis buatan telah menyebabkan sekitar 200.000 kematian di seluruh dunia. Artinya ada kematian lebih dari 540 orang setiap harinya! Bila sesoerang terkena penyakin jantung, maka tidak ada pilihan lain selain mendatangi Rumah Sakit Jantung Binawaluya, yakni RS Jantung Harapan Kita BPJS.

Itulah sedikit penjelasan mengenai bahaya makanan dan minuman siap saji , yang mungkin menjadi pemicu peraturan baru tersebut. Mungkin dengan taat ikut pada peraturan, kita semua akan selamat dan bisa lebih menjaga kesehatan. Maka, hati-hatilah dalaam memilih makanan dan minuman.